Cerita Sex The Flight Attendant – Part 3

Cerita Sex The Flight Attendant – Part 3by adminon.Cerita Sex The Flight Attendant – Part 3The Flight Attendant – Part 3 The Flight Attendant The Helping Hand 2nd Act “Excuse me Sir.. what did you say? Aku sebenernya denger dengan jelas hanya ingin mengecek Telingaku ini masih berfungsi atau aku yang salah denger.. “You heard me, please help me with this problem!” Raut wajahnya yang memelas sepertinya menunjukkan bahwa dia […]

multixnxx-Orient SexPress -9 multixnxx-Orient SexPress -8 multixnxx-Orient SexPress -7

The Flight Attendant – Part 3

The Flight Attendant

The Helping Hand
2nd Act

“Excuse me Sir.. what did you say?

Aku sebenernya denger dengan jelas hanya ingin mengecek
Telingaku ini masih berfungsi atau aku yang salah denger..

“You heard me, please help me with this problem!”

Raut wajahnya yang memelas sepertinya menunjukkan bahwa dia bersungguh sungguh..

Aku ga mungkin menolong orang ini!
Boro boro megang! Liat aja baru sekarang!

“Eeehhmm… you can go to the toilet and solve your pe.. i mean problem there Sir, excuse me i got something else to do”

Aku baru akan melangkahkan kakiku ketika dia menahan lenganku..

“I’ll pay you.. please help me! I already masturbate twice since this morning and its still hard!”

Seketika muncul angka angka di depan mataku..
tagihan kartu kreditku, cicilan rumah, tabungan untuk DP mobil..

“Two hundred for a handjob.. five hundred for a blow job..
And its in US Dollar..”

Kakek tua disebelahnya sampai sampai melepas headphone nya dan menatapku.. hihihi!

Mata nya bulat itu berbinar senang..
Dikeluarkannya 5 lembar seratus dolar..

And please go to the toilet first, i’ll come in a minute..

****

Aduuuuh mikir apa akuuuu!
Jangankan blow job! Hand job aja belom tentu bisa!
Kupanggil rekanku yang sedang sibuk di pantry..

“Ma.. Risma! Siniih! Mau nolongin aku ga?”

Iya boleh aja, nolong apa ka? Bukan mau terjun kan ka? Hihihi!”

“Mau duit cepet kan? Ini aku ada seratus dollar, kamu jagain tuh pintu toilet, bisa kan!?”

Rahangnya jatuh menganga..

“Apa? Kaka mau mae.. eemmmmffmmmhh! eemppphh!”

Cepat cepat kututup mulutnya yang mungil itu!
Gawat kalo penumpang pada tau bisa bisa aku digilir!

Kulihat pria tadi itu sudah masuk ke toilet,

“Inget ya jngan ada yang masuk!, okay?”

Tanganku sedikit bergetar..

Duit feeen duiiiit!

Aku melangkah pasti menuju toilet itu..
Didepan pintunya aku ketuk perlahan..
Lmpu merah Tanda pintu masih dikunci mati berganti lampu hijau..
Kubuka pintu itu..

Laki laki itu sudah duduk dengan manis , setengah kancing kemejanya sudah terbuka..
Kulihat batang penis itu seolah lebih besar dari pertama kulihat tadi!
Urat urat yang kebiruan mengelilingi batang yang lebih cocok disebut tongkat itu!

Terbayang di kepalaku bagaimana batang besar itu bakal merajai mulutku!

“Haduuh.. modyar awakku!”

End of 2nd Act

Cheers!

Author: 

Related Posts